Porostimur.com, Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku, John Laipeny, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Maluku. Ia menilai Dispar kurang inovatif dan kreatif dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah, terutama setelah Bandara Pattimura kembali berstatus internasional.
Momentum Bandara Internasional Belum Dimanfaatkan
Laipeny menyoroti bahwa kembalinya status internasional Bandara Pattimura seharusnya menjadi pemicu transformasi sektor pariwisata. Menurutnya, Dinas Pariwisata perlu menata strategi promosi, pengelolaan destinasi, serta mendorong kolaborasi investasi.
“Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal dengan menata ulang strategi promosi pariwisata, pengelolaan destinasi yang lebih profesional, serta meningkatkan kolaborasi investasi yang melibatkan berbagai pihak,” tegas Laipeny kepada wartawan di Ambon, Selasa (18/11/2025).
Atraksi Budaya Masih Minim
Laipeny juga menekankan pentingnya pengembangan atraksi budaya untuk memikat wisatawan. Ia menilai identitas budaya Maluku masih kurang terlihat dalam penyajian pertunjukan di Kota Ambon.
“Ketika wisatawan datang ke Ambon, seharusnya ada pertunjukan budaya yang hidup dan dinamis. Tarian tradisional, musik jalanan, dan hiburan kota yang mencerminkan kekayaan budaya Maluku. Semuanya harus terlihat dan terasa. Sayangnya, saat ini hal tersebut masih sangat minim,” ungkapnya.









