Porostimur.com, Ambon – DPRD Maluku mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mempertimbangkan pinjaman daerah sekitar Rp1 triliun kepada PT Bank Maluku-Maluku Utara (Bank Maluku-Malut) apabila hingga kini belum ada kepastian persetujuan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.
Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun mengatakan pemerintah daerah perlu segera menyiapkan alternatif pembiayaan untuk mengatasi tekanan fiskal yang saat ini dihadapi. Menurutnya, hingga kini belum ada kepastian mengenai realisasi pinjaman melalui PT SMI.
“Kami menilai pemprov sejauh ini belum berhasil memperoleh kepastian terkait rencana pinjaman daerah dari PT SMI. Karena itu, pemerintah perlu memberikan kejelasan mengenai proses pinjaman tersebut,” kata Benhur di Ambon, Selasa.
Ia mengungkapkan, DPRD juga belum memperoleh informasi mengenai besaran pinjaman yang akan disetujui PT SMI. Padahal, kepastian tersebut dibutuhkan agar pemerintah provinsi dapat menentukan langkah strategis dalam mengatasi persoalan keuangan yang berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Bank Maluku-Malut Dinilai Jadi Alternatif
Menurut Benhur, apabila proses pinjaman melalui PT SMI terus berlarut tanpa kepastian, Pemprov Maluku sebaiknya membuka opsi pembiayaan melalui Bank Maluku-Malut.









