Erdogan: Swedia tidak Bisa Gabung NATO Jika Izinkan Pembakaran Alquran

oleh -64 views

Porostimur.com, Ankara – Presiden Recep Turkiye Tayyip Erdogan menegaskan kembali bahwa Turkiye tidak akan mengizinkan Swedia untuk bergabung dengan aliansi militer NATO, selama negara Skandinavia itu mengizinkan protes yang menodai kitab suci umat Islam. Turkiye telah menunda untuk menyetujui keanggotaan Swedia dan Finlandia dalam aliansi militer Barat.

Turkiye geram karena polisi Swedia mengizinkan seorang ekstremis sayap kanan anti-Islam, Rasmus Paludan, membakar Alquran di depan Kedutaan Turkiye di Stockholm. Sebelumnya, Ankara telah menekan Swedia dan Finlandia untuk menindak anggota kelompok militan Kurdi, yang diasingkan dan kelompok lain yang dianggapnya sebagai teroris. 

Turkiye telah menunda pertemuan penting di Brussel yang akan membahas masuknya Swedia dan Finlandia sebagai anggota NATO. Turkiye tidak menyebutkan sampai kapan penundaan itu berlangsung.

Baca Juga  Viral Ustaz di Papua Dapat Kiriman Babi untuk Hewan Kurban dari Pria Baru Mualaf

“Swedia, jangan repot-repot! Selama Anda mengizinkan kitab suci saya, Alquran, untuk dibakar dan dirobek, dan Anda melakukannya bersama dengan pasukan keamanan Anda, kami tidak akan mengatakan ‘ya’ untuk masuknya Anda ke NATO,” kata Erdogan, Rabu (1/2/2023)

Dalam sebuah wawancara televisi pada Rabu (1/2/2023), Erdogan menyarankan bahwa Swedia perlu mencegah protes pembakaran Alquran. Menurut Erdogan, kejahatan kebencian terhadap Muslim dengan kedok kebebasan berekspresi tidak dapat diterima.