Everythinggate

oleh -30 Dilihat

Dunia? Sibuk membahas outfit Met Gala.

Sesudah itu muncul lagi perang Iran, ancaman mengkiamatkan negeri mullah itu. Lalu, pemboman kapal, embargo Kuba, sampai Gaza yang berubah menjadi laboratorium kematian modern dengan 73 ribu korban.

Awal tahu ini, investigasi Al Jazeera Arabic mengungkap sesuatu yang terdengar seperti adegan film kiamat murahan, tetapi sayangnya nyata: ribuan warga Palestina di Gaza disebut “menguap” akibat bom termal dan termobarik buatan Amerika yang dipakai Israel.

Tubuh manusia lenyap seperti titik air jatuh ke tungku baja. Daging berubah asap. Kota berubah debu. Kematian bahkan tidak lagi menyisakan jasad untuk ditangisi.

Kota-kota runtuh seperti biskuit diinjak sepatu lars. Tubuh manusia menguap di bawah hujan bom, sementara dunia internasional sibuk rapat seperti panitia seminar kehilangan proyektor.

Baca Juga  Klaim Koordinasi Perizinan Masih Berjalan, Kodam Pattimura Tantang BWS Buktikan Pelanggaran di Waitomu

Dan ironi global terus berjalan seperti badut mabuk yang memaksa dunia tertawa. Ketika Lebanon katanya sedang “gencatan senjata”, Israel tetap menggiling wilayah selatan negeri itu seperti mesin penghancur batu.

Sementara di Amerika, televangelis Paula White-Cain — penasihat spiritual Trump — meminta para pengikutnya menyumbang 10 persen penghasilan mereka demi membantu “Israel yang menjadi korban”.

No More Posts Available.

No more pages to load.