Oleh: Moksen Idris Sirfefa, Staf Ahli pada BP3OKP Setwapres RI
Hari ini Kamis hingga Jumat (13-14 Juli 2023), Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin mengunjungi kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat. Kota Fakfak yang dahulu dikenal dengan sebutan Kota Pala ini adalah salah satu daerah di Papua yang terkenal dengan petuanan adatnya atau juga disebut negeri raja-raja. Kedatangan Wakil Presiden di Fakfak dalam rangka menyaksikan dan meresmikan industri pengolahan buah pala dan menyapa masyarakat petani pala di sana.
Kunjungan ke Fakfak merupakan berkah dari serangkaian kunjungan Wakil Presiden pada tiga bulan terakhir. Kunjungan Wakil Presiden ke Ternate, Tidore, Samarkand (Uzbekistan) dan Fakfak, tanpa jeda kunjungan ke tempat lain, secara tidak langsung menyiratkan pesan napak tilas Jalur Rempah ( Spice Road) yang pernah ada di masa lalu.
Pada 200 Masehi, seorang ahli geografi zaman Romawi bernama Claudius Ptolemeus menyebut Papua dengan sebutan Labadios. Tentu saja Jalur Rempah menjadi penyebab orang-orang Romawi mengonsumsi rempah dari Timur lewat Asia Tengah (termasuk Uzbekistan), Persia dan Bizantium yang dikenal dengan Jalur Sutera ( Silk Road). Para penulis mutakhir antara lain Peter Frankopan (2015) dan Valerie Hansen (2018) menutarakan jalur darat Indocina, India, Persia, Konstantinopel dan Mesir makin hidup sejak dinasti Abasiyah. Jalur ini di masa lalu digunakan oleh tiga orang Majus dari Babilonia membawa emas, kemenyan dan mur (rempah Asia) untuk dipersembahan kepada Maria di Betlehem.











