Karena itu, evaluasi terhadap lulusan tidak cukup hanya berdasarkan jumlah dokter yang dihasilkan. Fakultas juga perlu melihat sejauh mana dokter lulusan Unpatti mampu menjawab persoalan kesehatan di wilayah kepulauan serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan indikator kesehatan masyarakat.
Salah satu program strategis yang disiapkan adalah penguatan Academic Health System berbasis kepulauan melalui pengembangan Rural Clinical School.
Program tersebut diarahkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman pendidikan klinik tidak hanya di pusat layanan kesehatan di Ambon, tetapi juga di rumah sakit daerah dan puskesmas di berbagai kabupaten.
Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan lebih memahami karakteristik pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan memiliki kesiapan lebih baik ketika nantinya ditugaskan atau memilih mengabdi di wilayah tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kerja sama melalui penyediaan rumah sakit daerah sebagai wahana pendidikan klinik serta memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah untuk menempuh pendidikan dokter, dokter gigi, maupun dokter spesialis di Universitas Pattimura. Mereka yang berasal dari daerah memiliki peluang lebih besar untuk kembali mengabdi dan membangun daerah asalnya,” jelas Dekan.









