Persoalan semakin kompleks ketika mahasiswa memasuki tahap pendidikan profesi.
“Dengan keterbatasan rumah sakit pendidikan, stase klinik, dan dokter spesialis pembimbing, masa tunggu mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi menjadi lebih panjang. Karena itu, penguatan tata kelola dan strategi pengembangan menjadi sangat penting agar kualitas pendidikan tetap terjaga,” tambahnya.
Rural Clinical School Disiapkan untuk Maluku Kepulauan
Dekan FK Unpatti mengatakan penyusunan Renstra 2026–2030 dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Masukan tidak hanya berasal dari internal kampus, tetapi juga pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, alumni, mahasiswa, dosen, serta pengguna lulusan.
“Kami melakukan Focus Group Discussion sebagai diskusi yang terarah dengan melibatkan pemerintah daerah, dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, alumni, dosen, mahasiswa, serta para pengguna lulusan. Forum ini menjadi ruang untuk mengkalibrasi kembali capaian Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, baik dari indikator kinerja utama maupun program-program unggulan yang telah dijalankan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan penting karena FK Unpatti merupakan satu-satunya fakultas kedokteran negeri di Provinsi Maluku dan telah menghasilkan banyak dokter yang kini bertugas di rumah sakit maupun puskesmas di berbagai kabupaten/kota.









