Gerebek Tempat Penyulingan Miras, Polres Haltim Amankan 1.010 Liter Cap Tikus & Saguer

oleh -17 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Dalam rangka menindak lanjuti perintah Kapolda Maluku Utara, Irjen. Pol. Risyapudin Nursin, S.IK terkait pemberantasan Miras, jajaran Kepolisian Resor Halmahera Timur melaksanakan operasi besar-besaran pemberantasan miras di wilayah Haltim dan berhasil mengamankan 1.010 liter miras tradisional jenis Cap Tikus, serta jenis Saguer di kawasan hutan Desa Nanas, Kecamatan Wasile Selatan, Sabtu 29 Mei.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Adip Rojikan saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ahad (30/5/2021) menyampaikan bahwa operasi ini dipimpin oleh Kabagsumda Polres Haltim bersama Kasat Serse, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Sabhara, Kasubbaghumas, kasi Propam dan diikuti oleh Personel Sabhara, Reskrim dan Intelkam Polres Halmahera Timur

Baca Juga  Gandeng IMM, Polda Malut Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Juru bicara Polda Malut ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pengerebekan tempat penyulingan miras atau tempat produksi miras ini berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa Desa Nanas merupakan tempat produksi miras terbesar di Wilayah Haltim.

“Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan operasi miras langsung menuju hutan Desa Nanas dan melakukan pengerebekan di tempat pembuatan minuman keras, dan berhasil mengamankan 1.010 liter Miras yang terdiri dari 500 liter Cap Tikus dan 510 liter Saguer dengan kemasan 20 galon ukuran 25 liter Miras jenis Cap Tikus, 20 galon ukuran 25 liter Miras jenis Saguer, dan 2 galon kecil ukuran 5 liter Miras jenis Saguer,” jelas Kabid.

Rojikan menjelaskan, meski berhasil mengamankan barang bukti, namun para tersangka berhasil melarikan diri ke dalam hutan saat melihat petugas tiba di tempat pembuatan Miras.

Baca Juga  FAM-SAH Kendarai Banteng di Pilkada Kepulauan Sula

“Para tersangka sempat melarikan diri, sedangkan untuk Barang bukti sendiri, tim langsung mengamankan dan membawa ke Mako Polres Halmahera Timur,” tuturnya.

Rojikan menambahkan, dalam pelaksanaan operasi ini selain tempat penyulingan di kawasan hutan Desa Nanas, Polres Halmahera Timur juga berhasil menindak tempat penyulingan di kawasan hutan Desa Gamesan.

“Mari kita sama-sama lakukan pengawasan dan pencegahan peredaran Miras di wilayah Maluku Utara ini, karena ini bukan hanya menjadi tugas polisi saja. Masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan transaksi, peredaran, atau juga tempat penyulingan Miras agar tak segan-segan menginformasikannya kepada kami guna ditindak lanjuti, karena Miras merupakan musuh bersama yang dapat menjadi ganguan Kamtibmas” (adhy)