Di Balik Tragedi Terbakarnya KM. Karya Indah, Indrawati: Tolong Temukan Suami Saya

oleh -553 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Dedi Hidayat (43 tahun), adalah satu-satunya korban terbakarnya KM. Karya Indah di perairan Pulau Lifmatola, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Sabtu, 29 Mei kemarin yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepulauan Sula, Hendra Umabaihi kepada awak media di Sanana, Ibukota Kabupaten Kepulauan Sula, menyampaikan bahwa korban terbakarnya KM Karya Indah yang berhasil dievakuasi dan sudah terdata sebanyak 275 orang.

“Sesuai data manifest, Hendra menyebutkan, jumlah penumpang kapal KM Karya Indah sebanyak 181 orang. Setelah didata kembali, sebanyak 275 penumpang KM Karya Indah yang berhasil dievakuasi,” katanya.

Hendra bilang, satu orang korban terbakarnya KM Karya Indah atas nama Dedi Hidayat (43 tahun) hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Karena itu, kata Hendra, Tim SAR Gabungan lantas melakukan pencarian untuk memastikan keberadaan korban tersebut.

Baca Juga  Gugatan Petahana Hendrata Thes Ditolak MK, Fifian Adeningsi Mus Bupati Perempuan Pertama di Malut

Menurut Umabaihi, proses pencarian terhadap Dedi dilakukan tim SAR gabungan hingga tadi malam. Namun tingginya gelombang di sekitar lokasi kecelakaan membuat upaya pencarian belum membuahkan hasil.

“Sejak kemarin upaya pencarian terus dilakukan hingga tadi malam, namun belum membuahkan hasil. Hari ini pencarian terhadap korban hilang kembali diteruskan,” papar Hendra.

Istri korban saat diwawancarai. (Tandaseru/Samsur Sillia)

Sementara itu, Indrawati, istri dari korban yang belum diketahui keberadaannya tersebut menuturkan, dia bersama sang suami serta ketiga orang anaknya sudah mengenakan baju pelampung sebelum menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.

Sambil memeluk ketiga anaknya, Indrawati mengaku, bahwa suaminya tersebut juga tidak bisa berenang.

“Dia tidak bisa renang,” ucapnya, melansir tandaseru.com.

Dedi merupakan salah satu guru honor di SMK Negeri 1 Sanana. Dedi beserta istri dan tiga orang anaknya sendiri bertempat tinggal di komplek perumahan Kodim 1510 Sanana di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.

Baca Juga  Upaya Penuhi Kebutuhan Listrik, Bupati Bursel Kunjungi PLN di Ambon

Pagi ini, Indrawati terus menangis memikirkan nasib suaminya. Ia meminta tolong Pemerintah Kabupaten Sula dan tim SAR untuk terus mencari suaminya.

“Saya minta tolong (dicari), karena beliau sudah dalam keadaan lemas. Tolong temukan suami saya,” ucapnya.

Sembari menangkupkan kedua tangannya, Indrawati memohon suaminya segera ditemukan.

“Kami sudah mengabdi, jadi saya mohon bantuannya untuk temukan suami saya. Tolong temukan beliau,” pinta Indrawati.

Sebelum dinyatakan hilang, Dedi sempat menyelamatkan anak bungsunya. Ia juga diketahui tak bisa berenang.

(red/tsc)

No More Posts Available.

No more pages to load.