Porostimur.com, Saumlaki – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kepulauan Tanimbar mendesak agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan keterlibatan masyarakat lokal secara signifikan dalam proyek strategis nasional Blok Masela.
Anak Daerah Jangan Jadi Penonton
Kader GMNI Tanimbar, Justen G. Kelbulan, menegaskan bahwa masyarakat setempat harus diprioritaskan dalam perekrutan tenaga kerja maupun jabatan strategis.
Menurutnya, keterlibatan warga lokal akan menentukan sejauh mana proyek raksasa ini membawa manfaat nyata bagi daerah.
“Sebagai organisasi kepemudaan dan representasi masyarakat, kami meminta kepastian perekrutan tenaga kerja dari Blok Masela. Jangan sampai proses perekrutan menjadi ambigu dan menutup peluang bagi anak negeri sendiri,” tegas Justen.
Ketua GMNI Cabang Tanimbar, Abyatar Marwan Dasmasela, turut menekankan bahwa kehadiran Blok Masela harus menjadi momentum perubahan sosial-ekonomi bagi Tanimbar.
“Blok Masela harus menjadi jalan keluar dari angka kemiskinan. Kami, anak daerah, jangan sampai hanya menjadi penonton di negeri kami sendiri,” ujarnya.
Mendesak Komitmen Pemerintah dan K3S
Abyatar juga mengingatkan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, agar menindaklanjuti pernyataan terkait kontraktor kontrak kerja sama (K3S) yang pernah disampaikan dalam momentum wisuda migas.









