Golkar Paling Enjoy dengan Wacana Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

oleh -273 views
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, menegaskan bahwa partainya tidak melihat adanya persoalan terkait usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Porostimur.com, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, menegaskan bahwa partainya tidak melihat adanya persoalan terkait usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Sarmuji, mekanisme sirkulasi kepemimpinan di internal Partai Golkar selama ini berjalan baik dan tidak menghadapi hambatan berarti.

“Golkar tidak menghadapi persoalan ini. Di Golkar alhamdulillah sirkulasi kepemimpinannya berjalan dengan cukup baik,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Sirkulasi Kepemimpinan Dinilai Sehat

Sarmuji menjelaskan, hingga saat ini belum ada ketua umum di Golkar yang menjabat selama dua periode penuh. Hal tersebut, menurutnya, menjadi indikator bahwa proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara alami dan dinamis.

Ia juga menepis anggapan adanya relasi antara kekuasaan ketua umum dengan potensi praktik korupsi di internal partai.

Baca Juga  KTM RC450 2026 Meluncur, Harga Rp 87 Jutaan

“Dan Golkar juga enggak ada problem relasi kekuasaan Ketua Umum dengan korupsi,” tegasnya.

Penguatan Demokrasi Internal Jadi Kunci

Lebih jauh, Sarmuji menilai tantangan utama partai politik saat ini bukan semata soal pembatasan masa jabatan, melainkan penguatan demokrasi internal agar kekuasaan tidak terpusat pada segelintir elite.

“Agar kekuasaan tidak hanya bertumpu pada satu dua orang saja, tetapi bertumpu kuat kepada sistem,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.