“Kami sangat mengapresiasi pertemuan ini bersama Bapak Gubernur Maluku. Kami juga berterima kasih karena pemerintah berkomitmen untuk membantu memperbaiki rumah-rumah kami yang rusak. Kami juga berkomitmen untuk kembali hidup damai,” ungkapnya.
Pemerintah Komitmen Perbaiki Rumah Warga
Sementara itu, perwakilan masyarakat Negeri Morela menilai salah satu langkah penting untuk memperkuat perdamaian adalah melalui pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terdampak konflik.
“Kami menitikberatkan pada penyelesaian melalui pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar. Jika itu dapat direncanakan dengan baik dan terstruktur, maka perdamaian akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran para raja dan tokoh masyarakat dari kedua negeri untuk terus menjaga komunikasi dan mengantisipasi potensi konflik susulan di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk segera menangani dampak kerusakan akibat konflik yang terjadi.
“Kita sangat menyesalkan peristiwa itu terjadi. Namun kerusakan yang ditimbulkan akan segera ditanggulangi oleh Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Dalam waktu dekat kita akan memperbaiki rumah-rumah yang rusak,” tegasnya.










