Gubernur juga berharap berbagai tindakan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, seperti pemblokiran jalan di beberapa titik, dapat segera dihentikan seiring dengan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kita berharap perdamaian dapat segera terwujud secara permanen. Peristiwa yang terjadi kita sesalkan, namun itu adalah kejadian yang telah berlalu. Mari kita menatap hari esok dengan semangat baru, dengan saling menghormati, saling menghargai, mematuhi aturan hukum, serta mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat rekonsiliasi serta memulihkan hubungan persaudaraan antara masyarakat Negeri Hitu Meseng dan Negeri Morela demi terciptanya stabilitas dan kedamaian di wilayah Maluku. (Keket)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









