Gubernur Maluku Suarakan Tantangan Literasi di Festival Iklim Jakarta

oleh -0 Dilihat

Menurut Rano, literasi adalah jalan bagi seseorang memberi arah hidup dan kontribusi bagi masyarakat. “Literasi adalah membaca, menulis, memahami, lalu bergerak,” tegasnya.

Festival ini juga ditandai penyerahan 32 buku tentang perubahan iklim dari berbagai mitra: DFAT kepada Gubernur Maluku, BSKAP/Kemendikdasmen ke Wakil Gubernur DKI Jakarta, PusBuk ke YLAI, dan INOVASI ke Heka Leka.

Gelaran ini menegaskan satu hal: literasi bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi gerakan sosial lintas batas. Kehadiran dua pemimpin daerah, Maluku dan Jakarta, menjadi simbol pentingnya jembatan kolaborasi antara pusat dan daerah, kota besar dan kepulauan, maju dan tertinggal. (keket)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.