Hamas Masih Melawan, 7 Tentara Israel Tewas di Gaza

oleh -315 views
Tujuh tentara Israel terbakar hidup-hidup setelah pejuang Palestina pasang bom di tank Israel. Foto/IDF/TOI

Kini, fokus kembali tertuju ke Gaza seusai Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran yang masih berjalan.

Moshe Gafne, anggota parlemen dari partai ultra-Ortodoks dalam koalisi Netanyahu, secara terbuka mempertanyakan tujuan perang yang masih berlanjut di Gaza. “Ini hari yang sangat menyedihkan, dengan gugurnya tujuh tentara. Saya masih tak mengerti mengapa kita masih bertempur di sana. Untuk tujuan apa?” ujarnya dalam rapat parlemen.

Sayap militer Hamas mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut di Khan Younis, Gaza selatan. Mereka juga menyatakan telah menembakkan rudal anti-tank ke kendaraan militer lain yang datang untuk memberikan bantuan.

Sementara itu, perang di Gaza semakin mengisolasi Israel dari mitra internasionalnya yang semakin kritis. Menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 800 warga Palestina tewas di Gaza akibat serangan militer Israel, termasuk sedikitnya 30 orang, di antaranya seorang jurnalis pada Rabu. Ratusan korban itu tewas akibat serangan Israel hanya dalam 12 hari terakhir.

Hari paling mematikan sebelumnya bagi militer Israel tercatat pada Januari 2024, ketika 24 tentara gugur, 20 di antaranya tewas dalam sebuah ledakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.