Bedah Kemiskinan Struktural di Maluku, FISIP Unpatti Dorong Kebijakan Inklusif untuk Wilayah Kepulauan

oleh -25 views
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialektika akademik dengan menggelar kuliah umum bertajuk “Kemiskinan Struktural dan Tantangan Kepulauan: Membangun Resiliensi Masyarakat Maluku melalui Kebijakan yang Inklusif”, Rabu (24/6/2026).

Porostimur.com, Ambon – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialektika akademik dengan menggelar kuliah umum bertajuk “Kemiskinan Struktural dan Tantangan Kepulauan: Membangun Resiliensi Masyarakat Maluku melalui Kebijakan yang Inklusif”, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FISIP Universitas Pattimura itu menghadirkan Purwo Santoso, Guru Besar Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada, sebagai narasumber utama.

Kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk membedah ulang persoalan kemiskinan di wilayah kepulauan seperti Maluku, yang dinilai tidak semata persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan struktur sosial, politik, dan desain kebijakan pembangunan.

Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Ekonomi

Dalam pemaparannya, Prof. Purwo Santoso menekankan bahwa kemiskinan harus dilihat sebagai fenomena struktural yang lahir dari relasi kekuasaan dan distribusi sumber daya yang timpang.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, melainkan dari sejauh mana negara mampu menghadirkan keadilan dan akses yang merata bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga  Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sula, SAR Sanana Ingatkan Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan

“Kemiskinan tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari bagaimana kebijakan dirancang dan siapa yang diuntungkan dari distribusi sumber daya,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.