Perlindungan Korban Jadi Prioritas
Polres Kepulauan Tanimbar menekankan pentingnya perlindungan psikologis bagi korban. Bripka Wahab menegaskan, seluruh proses penyidikan dilakukan dengan memperhatikan kondisi mental korban.
“Korban mendapatkan pendampingan dari Unit PPA bersama lembaga perlindungan anak agar pemulihan mental dan emosionalnya terjamin,” ujar Wahab.
Kapolres AYANI menambahkan, pelaku kejahatan seksual terhadap anak sering berasal dari lingkungan dekat korban, bahkan keluarga. Oleh karena itu, peran orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat krusial.
“Ini tanggung jawab bersama. Tanpa pendampingan yang tepat, korban dapat kehilangan kepercayaan diri bahkan masa depan mereka,” tegas Kapolres.
Upaya Preventif dan Edukasi
Kasus ini kembali menegaskan urgensi pendidikan seksualitas dini berbasis nilai agama dan moral, penguatan peran tokoh agama dan adat, serta dukungan psikososial berkelanjutan bagi korban. Polres Tanimbar berharap masyarakat lebih proaktif dalam pengawasan anak-anak, karena pencegahan jauh lebih efektif daripada penegakan hukum setelah kejadian.
Langkah cepat Unit PPA Satreskrim Polres Kepulauan Tanimbar diapresiasi sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi anak-anak, sekaligus menegaskan perlunya kerja sama keluarga dan lingkungan sosial yang sehat. (red)









