Ia menjelaskan, meskipun harganya melonjak, cabai tetap menjadi salah satu bahan pokok yang paling banyak dicari oleh ibu rumah tangga di Malra.
“Mungkin karena cabai itu bahan utama masakan, jadi tetap laris meski mahal. Mudah-mudahan harganya bisa stabil biar sama-sama menguntungkan,” pungkasnya.
Kondisi ini membuat sebagian warga mulai mengeluhkan beban belanja dapur yang semakin berat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. (Vera Renyaan)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com











