HARITA Group Raih Penghargaan Dari BI Perwakilan Maluku Utara

oleh -40 views
Link Banner

Porostimur.com, Ternate – HARITA Group meraih penghargaan Kie Raha Awards sebagai Contact Liaison Terkooperatif Wilayah Maluku Utara Tahun 2022 dari Bank Indonesia.

HARITA Group melalui unit bisnis nikelnya, HARITA Nickel mendapatkan apresiasi tertinggi sebagai mitra strategis yang berdedikasi dalam memberikan kontribusi terbaiknya di setiap makna Indonesia dan mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara.

Mewakili HARITA Nickel, Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada Donald J Hermanus menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi dari Bank Indonesia Malut.

“Sinergi dengan Bank Indonesia sebagai stakeholder kami di Maluku Utara berlangsung dengan sangat baik dan kami mendukung Bank Indonesia dalam melaksanakan tugasnya. Semoga ke depan sinergi ini semakin solid demi ketahanan dan kemajuan Indonesia,” ujar Donald saat menerima penghargaan.

Penghargaan disampaikan oleh Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malut, Setian, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Maluku Utara Tahun 2022 di Hotel Sahid Bela, Ternate, Rabu (30/11). Tahun ini PTBI mengangkat tema Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju.

“Kami, Bank Indonesia, sangat terbantu dengan kerjasama yang diberikan oleh HARITA dalam kegiatan liaison kami, sehingga kami bisa menyajikan data yang terkini dan akurat. Selamat kepada HARITA Group,” ujar Setian saat ditemui di lokasi acara.

Dalam paparannya Setian menyebutkan pada triwulan ketiga tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Maluku Utara tercatat sebesar 24,8 persen. Jauh lebih tinggi dibanding PDB nasional yang berada di angka 5,7 persen.

Prestasi gemilang Maluku Utara di tengah perlemahan ekonomi global dan ancaman resesi ini ditopang oleh industri pengolahan dan pertambangan nikel. Industri pengolahan berkontribusi sebesar 29,5 persen terhadap perekonomian Maluku Utara, sementara pertambangan sebesar 16,8 persen.

PTBI 2022 berlangsung serentak secara nasional di 37 provinsi yang terkoneksi secara daring dan berpusat di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan tentang pentingnya menjaga investasi.

Menurutnya kepercayaan dari investor sudah didapat Indonesia. Namun kedepan, keadaan akan sulit karena semua negara berebut investasi.

“Oleh sebab itu, saya titip tadi kepada seluruh kementerian, kepada gubernur, kepada bupati, kepada wali kota, jangan sampai ada yang mempersulit, mengganggu capital inflow/arus modal masuk dalam rangka investasi ini. Karena ini menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi kita,” pesan Presiden.

Tentang Harita Nickel

Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain memiliki IUP Pertambangan, Perusahaan sejak 2016 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia dengan memanfaatkan hasil tambang nikel dari Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS).

Melalui PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL), Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi produk bernilai strategis, yaitu Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Proses berikutnya yang juga sedang dikembangkan oleh Harita Nickel, MHP akan diolah lebih lanjut menjadi Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat (CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. (Amir)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.