Penguatan Kebijakan dan Implementasi HAM
Harita Nickel dalam beberapa tahun terakhir memperkuat kebijakan HAM di seluruh grup, termasuk menerbitkan Kebijakan HAM berbasis standar internasional seperti Deklarasi Universal HAM dan konvensi ILO.
Perusahaan juga melaksanakan Human Rights Due Diligence (HRDD) bersama lembaga independen FIHRRST. HRDD tersebut menjadi dasar perbaikan pada aspek ketenagakerjaan, keselamatan, hubungan masyarakat, perlindungan kelompok rentan, hingga pengelolaan dampak lingkungan.
Menurut Laporan Keberlanjutan 2024, Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 89 poin, sementara Social Return on Investment (SROI) mencatat angka 2,62.
Program pemberdayaan ekonomi juga menunjukkan hasil konkret, seperti unit usaha kelontong binaan yang dikelola 16 warga lokal dan mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp2,9 miliar sepanjang 2024.
Komitmen Berkelanjutan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Penghargaan dari SETARA Institute ini menambah deretan pengakuan terhadap inisiatif keberlanjutan Harita Nickel. Namun, perusahaan menegaskan penghargaan ini bukan akhir dari upaya mereka.
Harita Nickel berkomitmen memperkuat transparansi, memperluas dialog dengan pemangku kepentingan, serta memastikan hilirisasi dan transisi energi berjalan seiring dengan penghormatan HAM dan kelestarian lingkungan di Pulau Obi.









