Himapel KKT-Ambon, Dukung Kejati Tuntaskan Dugaan Kasus Korupsi Taman Kota Saumlaki

oleh -240 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Audensi Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuka Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ambon (Himapel KKT-Ambon) bersama Kejati Maluku yang diwakili oleh Kasi pidstus dan Kasih Pendum dan tim penyidik Kejati Maluku Melakukan Pertemuan Di Kantor Kejati Maluku Kamis 8 April 2021 .

Dalam Hearing, Ketua Himapel Niko Saulahirwan yang didampingi oleh Staf Ahli dan anggota, mengatakan, hearing yang dilakukan mendapat apresiasi pihak Kejati Maluku yang sudah menjawab permohonan Himapel untuk lakukan hearing.

Saulahirwan, dalam berbincang meminta keseriusan dari pihak Kejati Maluku dalam menangani dugaan korupsi pada proyek taman kota Saumlaki ,Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang sudah diproses sejak tahun 2018 hingga kini belum juga kunjung selesai dalam proses penyelidikan.

Baca Juga  Polres Buru Kawal Pendistribusian 87 Kotak Suara Pilkada Bersama APD Covid-19

“Saya berharap pihak Kejati Maluku tidak masuk angin dalam menuntaskan kasus-kasus yang sudah ditangani pihak Kejati, teristimewa persoalan taman kota Saumlaki” ujar Saulahirwan dalam Hearing bersama Kamis (8/4).

Aspistus Kejati Maluku, menanggapi pernyataan ketua Himapel, proses yang dilakukan oleh pihak Kejati itu sama sekali tidak diintervensi oleh siapapun.

“Kami sama sekali tidak diintervensi, karena sesuai komitmen kami yakni,
pelayanan cepat, tepat dan tidak bayar, sehingga proses penatapan tergantung hasil audit BPKP, terkait kerugian negara” pungkasnya.

Dikatakan, kinerja personil Kejati berdasakan amanat Undang-undang sesuai 182 KUHAP, sehingga pihaknya akan selalu serius dalam menangani seluruh kasus di Maluku.

“Kami tetap menyelesaikan semua Samapi tuntas, harus dimaklumi bahwa anggaran dan personil kami berkurang, dengan menengani sejumlah kasus di Maluku, namun kami akan konsentrasi hingga seluruh kasus dituntaskan” jelasnya.

Baca Juga  PB HMI Sebut Aksi HMI Cabang Sanana Sebagai Bentuk Pengawalan Demokrasi

Diwaktu yang sama, Staf Ahli Himapel KKT-Ambon Seto Sarwunan berharap sekiranya ada keseriusan dari pihak Kejati dalam berkoordinasi lintas lembaga antara Kejati dan BPKP agar secepatnya dapat ditetapkan tersangka dalam kasus taman kota Saumlaki.

“Saya berharap, jika hasil audit sudah diterima dalam bulan ini maka penetapan kalau bisah penetapan tersangka akhir April atau awal Mei” harapnya. (olof/nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.