HMI Cabang Ambon Gelar Dialog Publik Terkait Dampak Penyesuaian Tarif Angkutan Umum di Kota Ambon

oleh -97 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon melakukan dialog publik dengan tema “Dampak Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Sesuai Peraturan Walikota Ambon Nomor 613 Tahun 2021” di Aula Rektorat Unpatti, Kamis (23/9/2021).

Dialog publik yang diisi oleh beberapa narasumber serta dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa kampus dan organisasi kepemudaan juga perwakilan sopir angkot berjalan dengan baik.

Ketua HMI Cabang Ambon, Burhanuddin Rumbow, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para narasumber dan juga mengucapkan mohon maaf atas segala kekuranga. Nnmun hal yang paling terpenting adalah terselenggaranya kegiatan ini dengan sorotan tema yang kami angkat yaitu Dampak Peraturan Walikota Ambon Nomor: 613 tentang Kenaikan Tarif Angkutan Umum.

Baca Juga  Bupati Malra Janji Percepat Perbaiki Jembatan yang Terputus

Rombouw mengatakan, tema ini sengaja diangkat untuk menjadi sebuah diskusi secara khusus untuk para akademisi dan para birokrasi legislasi untuk menghasilkan suatu solusi atau poin yang menjadi rekomendasi untuk pemerintah kota Ambon.

“Harapan kami juga bahwa ada cara lain untuk para mahasiswa dan OKP untuk menyampaikan gagasan selain turun ke jalan tapi ada kegiatan-kegiatan atau dialog yang menjadi sebuah pisau analisis generasi muda”, ujarnya.

Dialog Publik yang dibuka secara resmi oleh Rektor Unpatti dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Rektor 3 Unpatti, Dr. Jusuf Madubun, M. Si. Dalam sambutannya Jusuf menyampaikan ” Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dibandingkan turun ke jalan terus bentrok dengan kepolisian lebih baik kita duduk bermartabat dalam ruangan ini kita diskusikan, akan lebih baik lagi kalau sebelum peraturan ini ditetapkan itu harus didiskusikan. Semoga ini menjadi pengalaman kita agar kedepan lebih baik lagi sehingga semua orang sudah siap menerima sebuah kebijakan dan aspirasi dari semua bisa tertampung”.

Baca Juga  Peringati HUT 70 Polwan RI, SMAKRIS-Polda Maluku gelar upacara bersama

Jusuf juga sangat mengapresiasi dengan diundang nya perwakilan sopir angkot dalam dialog publik tersebut. Ia juga menilai bahwa sudah semestinya kampus membuka diri dengan prinsip pembelajaran kampus merdeka untuk masyarakat dari luar bisa masuk begitu pula mahasiswa bisa berkiprah di semua lini proses pembelajaran itu sehingga pembelajaran bukan hanya diruang-ruang kelas tetapi di masyarakat juga.

Dialog publik ditutup dengan penyampaian beberapa pesan dari Fian, selaku ketua sopir angkot jalur Benteng atas, ia berbicara tentang kepentingan umum dan kepentingan kelompok dari adanya peraturan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa selaku mahasiswa harus mampu berpikir jeli dengan segala keputusan pemerintah, salah satunya terkait keputusan Walikota Ambon terkait kenaikan tarif angkutan umum.

Baca Juga  Kapolda Maluku Utara Pimpin Upacara Penyerahan Jabatan Kabid Keuangan

“Jangan hanya melihat dampak yang dirasakan oleh masyarakat umum akibat peraturan itu tapi mahasiswa juga harus mampu melihat dampak yang diterima oleh sopir angkot maupun pemilik angkot tersebut,” pungkasnya. (nur)