Imparsial Kecam Tindakan Kekerasan di Palestina

oleh -33 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Lembaga Monitoring Hak Asasi Manusia, Imparsial, mengecam segala tindakan kekerasan yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa warga sipil di Palestina.

Direktur Imparsial, Gufron Mabruri melalui keterangan tertulisnya yanh diterima Porostimur.com , Kamis (20/5/2021) mengatakan, sejak 10 Mei 2021 konflik Israel-Palestina terus memanas. Konflik yang terjadi telah menimbulkan jatuhnya korban jiwa di warga sipil.

“Imparsial memandang, persoalan konflik di Palestina-Israel merupakan persoalan
kemanusiaan kita,” ujarnya.

Menurut Gufron, persoalan kemanusiaan yang terjadi hari ini di Palestina merupakan isu seluruh umat manusia dan bukanlah isu golongan agama tertentu.

“Karena itu, dukungan dan solidaritas terhadap Palestina, baik yg dibangun di tingkat nasional
maupun global merupakan gerakan yang berdimensi kemanusiaan,” tukas Gufron.

Baca Juga  Gempa Hari Ini: M 5,4 Guncang KKT, Tak Berpotensi Tsunami

“Imparsial memandang, dalam upaya penyelesaian masalah palestina, peran aktif
pemerintah indonesia dalam komunitas internasional untuk meredam konflik di timur
tengah menjadi penting,” imbuhnya.

Gufron menjelaskan, sikap Imparsial ini, sejalan dengan pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan: “penjajahan di atas dunia harus dihapuskan” dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan ,

“Kami berharap semua pihak yang bertanggjungjawab dalam kekerasan itu
perlu di mintakan pertanggujawabannya,” tegas Gufron.

Dia menambahkan, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, segala bentuk tindak kekerasan perlu dihindari dalam menyikapi situasi dan kondisi di timur tengah.

“Dengan demikian, diharapkan masyarakat di Indonesia tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan melawan hukum dan melakukan kekerasan di dalam negeri yang sejatinya hal itu bertentangan dengan esensi solidaritas kemanusiaan itu sendiri yang menekankan pentingnya aspek perdamaian dan menolak segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.