Ini Kata Polda Maluku Soal Gas Airmata Terkena Balita saat Bubarkan Bentrok Warga di Air Besar

oleh -0 Dilihat

Upaya aparat dengan melepaskan tembakan gas air mata membuahkan hasil. Kedua belah pihak langsung membubarkan diri. Bentrokan pun dapat diredam.

“Ini memang pilihan sulit tapi harus dilakukan untuk membubarkan massa, bila tidak diambil langkah tegas, nanti kalau ada korban jiwa atau kerugian materi masyarakat, Polri kembali disalahkan karena tidak cepat dan mengambil langkah tegas dalam mengendalikan tawuran antar warga tersebut,” papar Ohoirat.

“Belakang baru diketahui, kalau ada seorang anak balita yang juga ikut terdampak asap gas air mata. Usaia kejadian itu, Kapolresta Ambon Kombes Pol Driyano Ibrahim, juga sudah menemui keluarga korban. Kapolresta juga sudah mendatangi keluarga bayi yang terdampak dan menyampaikan permohonan maaf serta Polri pasti akan memberikan perawatan kesehatan masyarakat yang terdampak akibat kejadian tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga  Jalan Taeno Atas Rusak Parah, Rovik Siap Koordinasi dengan Pemkot Ambon Cari Solusi

Ohoirat bilang, korban terdampak gas airmata sudah mendapatkan pengecekan medis oleh tim kedokteran Polda Maluku. “Saat ini kondisi balita yang tersampak sudah semakin membaik,” ungkapnya.

Ohoirat menjelaskan, selain bertemu orang tua korban, aparat Polresta Ambon juga sudah melakukan pertemuan dengan kedua pihak bertikai dan menghimbau untuk semua menjaga kesucian bulan ramadhan dan tidak terjadi lagi tawuran antar warga dan akan memproses hukum kepada pelaku yang nanti ditangkap karena kejadian tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.