Wanita shaleha adalah wanita yang beramal shalih dalam dua kondisi, yakni ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ
“Maka wanita-wanita yang shalihah ialah yang taat (kepada Allah dan kepada suami) serta memelihara diri saat suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An-Nisa : 34).
Dalam ayat yang mulia ini Allah ta’ala menjelaskan tentang sifat wanita shaleha adalah yang senantiasa taat kepada Allah, dan taat patuh kepada suami mereka Demikian pula Allah ta’ala menerangkan bahwa wanita shaleha adalah yang menjaga dirinya ketika suaminya tidak ada atau sedang jauh dari istri.
Menjadi wanita shaleha butuh keimanan kuat dan perjuangan berat. Ada pesan Rasulullah Shallalahu “Alaihi wa Sallam pada haji Wada:“Bertakwalah kalian dalam urusan para perempuan (istri-istri kalian), karena sesungguhnya kalian mengambil mereka dengan amanah dari Allah dan kalian menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Hak kalian atas mereka adalah mereka tidak boleh mengizinkan seorang pun yang tidak kalian sukai untuk menginjak permadani kalian.”(HR Muslim).










