Karena alasan ini pula peluang Meutya Hafid lebih besar ketimbang Nusron Wahid. Selama menjadi mitra Prabowo di DPR, Meutya Hafid dinilai berhasil ‘mengamankan’ program Menteri Pertahanan yang ketika itu dijabat oleh Prabowo.
Buktinya, keharmonisan dan kenyamanan Prabowo bermitra dengan Meutya Hafid membuat karier politik Meutya Hafid moncer. Diangkat oleh Prabowo sebagai Menteri Komunikasi dan Digital selevel dengan Nusron Wahid.
Tentu saja Prabowo lebih memilih orang yang akan bekerjasama dalam memperkuat koalisi pemerintahannya dengan ketua umum partai yang punya rekam jejak tidak terlalu memusuhinya di Pilpres 2014 dan 2019 serta memperkuat posisi Prabowo menghadapi Pilpres 2029.
Meutya Hafid akan masuk radar utama Prabowo bila isu Munaslub Partai Golkar digelar akhir tahun ini. Bila benar, terbuka peluang Meutya Hafid akan menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua Umum Partai Golkar.
Bandung, 9 Shafar 1447/3 Agustus 2025











