Jalan Kedaulatan atau Pangkal Masalah Baru?

oleh -47 views

Tetapi kemungkinan itu pun kelihatannya sudah dihitung pemerintah. Emas, sampai hari ini, tak dimasukkan ke dalam yurisdiksi PT DSI. Fakta itu membuka ruang tafsir bahwa pemerintah tak mau kebijakan ini langsung berbenturan dengan kepentingan Amerika Serikat dalam persaingannya dengan Cina.

*

Di dalam negeri sendiri, tantangan yang dihadapi PT DSI tidak kecil. Menyatukan pengelolaan komoditas yang karakternya saling berjauhan ke dalam satu wadah adalah pekerjaan mahabesar.

Sawit melibatkan jutaan petani mandiri dan rantai tengkulak yang rumit. Batu bara berdiri di atas kontrak energi jangka panjang. Nikel padat modal dan terhubung dengan smelter. Emas-tembaga Freeport bertumpu pada struktur korporasi serta kontrak tambang raksasa.

Pertanyaannya: apakah PT DSI punya kapasitas profesional dan kelembagaan untuk mengelola semua kerumitan itu?

Baca Juga  Kesiapan Panitia HUT ke-23 Haltim Disorot, Sejumlah Pejabat Terpaksa Berdiri

Jika PT DSI memasuki hutan belantara perdagangan internasional hanya dengan mandat politik dari dalam negeri, tapi tanpa otot teknis yang sepadan, ia bisa tersesat bahkan sebelum menemukan jalan setapak pertama.

Ada pula risiko bagi eksportir lokal yang jujur.
Tidak semua pelaku ekspor adalah korporasi raksasa yang piawai memindahkan laba ke luar negeri. Ada pengusaha swasta lokal yang bekerja dengan margin tipis, bergantung pada arus kas cepat, dan hidup dari kepastian jadwal pengiriman.

No More Posts Available.

No more pages to load.