Belum lagi kondisi kesehatan calon presiden Prabowo Subianto yang pernah diisukan terkena stroke 3 kali. Jalan Prabowo Subianto tidak seperti saat nyapres tahun 2019 yang lalu. Segar dan berjalannya normal. Sekarang jalannya tampak pincang.
Seharusnya Jokowi mencontoh Presiden Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri. Ketika maju Pilpres tahun 2004, Megawati Soekarnoputri incumbent. Lawannya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Amien Rais, Wiranto dan Hamzah Haz.
Megawati Soekarnoputri ketika itu tidak memanfaatkan kekuasaan yang sedang ia pegang untuk menang Pilpres baik di putaran pertama maupun putaran kedua. Megawati Soekarnoputri ikut Pilpres layaknya seperti calon presiden lainnya.
Publik patut curiga. Wajar. Dibalik ngototnya Jokowi agar Gibran Rakabuming Raka menang Pilpres 2024. Ada “bangkai” dan agenda tersembunyi. Apalagi dugaan korupsi beberapa kasus besar yang melibatkan Jokowi dan kroni-kroninya termasuk kedua putranya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep akan terungkap bila Jokowi gagal memenangkan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Dalam sejarah Jokowi ikut kontestasi tidak pernah kalah. Jokowi selalu menang. Belum pernah kalah. Mulai dari Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga RI-1. Gagal cuma sekali, presiden tiga periode karena melanggar konstitusi. Ingat! Jokowi menang selalu bersama PDIP. Pilpres 2024 Jokowi tidak lagi bersama PDIP.









