Jukulele Maluku Basudara Terus Bergema di Australia

oleh -114 views
Semangat melestarikan musik tradisional Maluku terus digaungkan diaspora di luar negeri. Melalui komunitas Maluku Basudara Melbourne (MBM), alunan jukulele kini semakin dikenal di tengah masyarakat Australia.

Porostimur.com, Melbourne — Semangat melestarikan musik tradisional Maluku terus digaungkan diaspora di luar negeri. Melalui komunitas Maluku Basudara Melbourne (MBM), alunan jukulele kini semakin dikenal di tengah masyarakat Australia.

Ketua MBM Ina Siwabessy, mengisahkan kelompok Jukulele Maluku Basudara Melbourne telah terbentuk sejak akhir 2019 dengan jumlah awal delapan personel. Namun perjalanan mereka tidak selalu mulus, terutama saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

“Awalnya kami hanya delapan orang, bahkan yang aktif tinggal lima orang. Latihan pun terbatas dan alat musik belum mencukupi,” ujar Ina.

Bertahan di Tengah Pandemi, Bangkit Lewat Panggung Komunitas

Di tengah keterbatasan, semangat bermusik tetap dijaga. Para anggota terus berlatih secara daring dengan bimbingan musisi Maluku di Melbourne, Decky Nanere, yang juga kerap mengiringi penampilan MBM.

Perlahan, kepercayaan diri mereka tumbuh. MBM mulai tampil dalam berbagai kegiatan komunitas, mulai dari acara internal seperti Natal, Halal Bihalal, hingga Pattimura Day.

Baca Juga  10 Alasan Mengapa Perempuan Berzodiak Aries Begitu Memesona

Tak hanya itu, mereka juga dipercaya tampil di sejumlah event komunitas Indonesia di Melbourne, seperti Bona Taon, Kawanua Konci Taon, Festival Indonesia, Tembang Nusantara, hingga Indonesian Street Food Festival.

Kenalkan Lagu-Lagu Tradisional Maluku

Pada penampilan mereka di Indonesian Street Food Festival 2026, MBM tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu khas Maluku yang diiringi musik jukulele.

No More Posts Available.

No more pages to load.