Kedubes Jerman Turun ke Petamburan, Tewasnya 6 Laskar FPI Sedot Perhatian Internasional

oleh -79 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Sekretaris Umum DPP FPI Munarman menyampaikan kasus tewasnya enam laskar FPI oleh polisi menyedot perhatian internasional. Kedubes Jerman sudah datang ke Petamburan.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL (Group Pojoksatu.id), Munarman mengirimkan dua buah foto yang memperlihatkan perwakilan duta besar negara Jerman menyambangi Markaz Syariah FPI di Jalan Paksi, Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tampak dari foto, perempuan dengan rambut pirang dikuncir mengenakan baju biru masuk ke Sekretariat FPI di Petamburan.

Sementara foto lainya menunjukan satu unit mobil Mercy dengan plat nomor kendaraan diplomatik terparkir tak jauh dari kantor Sekretariat FPI di Petamburan.

Kedubes Jerman sambangi Sekretariat FPI di Petamburan (rmol)

“Dari kedutaan Jerman, sudah datang ke Sekretariat FPI,” kata Munarman, Sabtu (19/12).

Baca Juga  Tim Gegana Kembali Semprot Mapolda Maluku dengan Disinfektan

Kendati demikian, Munarman tak merinci siapa nama perwakilan Kedubes Jerman yang menyambangi markas FPI itu.

Serta pembicaraan yang disampaikan kedua belah pihak, serta kapan kunjungan itu dilangsungkan.

Munarman hanya mengatakan, datangnya perwakilan Kedutaan Besar Jerman ke Markaz Syariah FPI ini sebagai wujud perhatian internasional atas tewasnya enam laskar FPI.

“Perhatian Internasional terhadap kasus extra judicial killing 6 syuhada akan berdampak pada reputasi Indonesia di dunia internasional,” kata Munarman.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyebut status 6 laskar FPI yang tewas ditembak polisi berstatus sebagai terlapor, belum tersangka. Mabes Polri masih mengusut kasus ini.

Mabes Polri menyebut kasus penyerangan yang dilakukan enam anggota laskar FPI kepada anggota Polda Metro Jaya masih terus diselidiki.

Baca Juga  Tuan rumah Pesparani II, Jakarta dan NTT bersaing ketat

Kasus yang mengakibatkan kematian enam laskar FPI itu masih belum ada penetapan tersangka.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, enam laskar FPI itu masih berstatus sebagai terlapor dari pihak kepolisian yang membuat laporan aksi penyerangan.

“Belum, masih terlapor, belum tersangka,” ujar Andi Rian ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/12).

Penyidik, sambung Andi masih perlu memastikan lagi siapa-siapa saja yang terlibat penyerangan dan peran-perannya.

“Penyidik perlu memastikan dulu semua pihak yang terlibat,” imbuh Andi Rian.

Brigjen Pol Andi Rian menerangkan, meski keenam anggota laskar FPI telah meninggal, bukan tak mungkin bakal dilakukan penetapan tersangka.

“Yang jelas kasus masih proses penyidikan dan penyidik belum melaksanakan gelar penetapan tersangka karena saksi-saksi masih terus berkembang,” tegas Andi Rian.

Baca Juga  Ratusan Personel BKO Polda Maluku yang Mengamankan Pilkada Dipastikan Bebas Covid-19

Sementara itu, Andi Rian menyebut hari ini penyidik masih memeriksa saksi tambahan untuk mencari titik terang dari kasus tersebut.

“Hari ini ada belasan pemeriksaan saksi baru di tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan tambahan terhadap ahli, termasuk ahli pidana, dan tambahan ahli balistik,” pungkas Andi Rian.

(red/rmol/pojoksatu)