Sementara itu, Ketua Umum FPAG, KH. Zulkifli Muhadli menyatakan menyatakan pertemuan dari tadi malam sampai pagi memberikan kesan yang mendalam.
“Alhamdulillah kita masih diperhatikan oleh Gontor tidak semua Lembaga seperti Gontor. 99 persen alumni Gontor sami’na wa atha’na,” katanya.
Dia menyebut keluarga besar Gontor memiliki kewajiban menegakkan agama, dan hal itu tidak bisa terwujud tanpa sosok pemimpin yang baik.
“Ini adalah politik amar ma’ruf nahi munkar bukan politik praktis,” ujarnya.
Para tokoh alumni Gontor dan kiai pesantren alumni Gontor juga bersepakat bahwa deklarasi dukungan ke pasangan AMIN tidak mengatasnamakan Gontor sebagai institusi Lembaga Pendidikan Pesantren yang tetap menjunjung tinggi nilai ‘Berdiri di Atas dan Untuk Semua Golongan;
“Ini adalah murni gerakan alumni Gontor yang menginginkan sebuah perubahan.
Prinsip berdiri di atas dan untuk semua golongan tetap dijunjung tinggi, tapi bukan berarti netral ataupun diam terhadap kezaliman karena memilih pemimpin hanya dua pilihan yang baik atau yang buruk, dan memilih pemimpin yang baik harus diperjuangkan lewat sebuah gerakan,” ujarnya.
Adapun naskah deklarasi dukungan kepada AMIN sebagai berikut:
Bismillahirrahmanirrahim









