Kesulitan Jaringan Internet, Warga Desa Wailau Resah

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com | Sanana: Di zaman modern seperti saat ini, akses informasi dan komunikasi memiliki peran besar dan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Setiap manusia ingin mendapatkan pelayanan telekomunikasi dan informasi yang baik, terutama masyarakat yang berada di perkotaan, yakni adanya jaringan internet (4G) yang memadai.

Namun sayang, harapan besar yang idamkan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), justru tak semua berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan.

Hal itu, seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Desa Wailau (Batas Kota Sanana) yang juga aktivis Perempuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar, Desiyanti Umasugi kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Senin (29/3/2021), malam ini.

Baca Juga  Pemkab Haltim Cairkan TPP Tahap II bagi ASN dan PPPK Mulai 18 Agustus

Desiyanti menilai, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak berlaku adil dalam mendorong perkembangan zaman, pasalnya warga Wailau saat ini sangat kesulitan jaringan internet, padahal Wailau bagian daripada daerah kategori wilayah perkotaan.

“Sebagai anak negeri Kabupaten Kepulauan Sula, lebih tepatnya di Desa Wailau, keadaan yang kami rasakan saat ini, sejujurnya kami merasa tidak adil diperlakukan Pemda dengan adanya perkembangan zaman. Kami bagian dari Kabupaten Kepulauan Sula, kami juga bagian dari Kecamatan Sanana. Kami sudah lelah duduk di sudut- sudut jendela dan pantai untuk mencari jaringan internet,” ungkapnya bernada kesal.

No More Posts Available.

No more pages to load.