“Kan ada ungkapan no viral, no justice. Kalau nanti ramai-ramai itu baru diperhatikan, tetapi kalau hanya satu itu nanti lupa lagi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa struktur sosial masyarakat Indonesia masih berbentuk piramida, dengan masyarakat miskin berada di lapisan terbawah. Karena itu, pemerintah dan pemangku kepentingan perlu terus diingatkan untuk mengatasi kemiskinan struktural dan memastikan pemerataan manfaat pembangunan.
Pertumbuhan dan Pemerataan Harus Sejalan
Komaruddin juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok. Menurutnya, pertumbuhan dan pemerataan harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat benar-benar meningkat.
“Kalau mengejar pertumbuhan, tetapi siapa yang tumbuh? Sekarang ini yang tumbuh banyak orang kaya-kaya, tetapi yang miskin kan tidak berubah,” katanya.
Ia berharap media tetap konsisten mengangkat persoalan rakyat kecil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pers dalam mendorong perubahan kebijakan dan keadilan sosial di Indonesia. (red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











