Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon: Vaksinasi anak 12-17 Tahun Harus Seizin Orang Tua

oleh -187 views

Taihutu bilang, saya kira Dinas Kesehatan Kota Ambon yang sudah menunjuk puskesmas-puskesmas untuk melakukan pelayanan vaksin itu mesti mengedukasi agar lega dan tidak ada was was dari mereka.

“Bilang ke mereka kalau anak kecil vaksinnya kaya begini, dampaknya apa? Pendamping kami di DPRD saja ketika di Vaksin, demam saja dia puyeng sendiri apa lagi anak kecil, pasti ada sisi lemah,” ujarnya.

Ini kan bukan barang baru yang di guliti oleh komisi II. Sekarang sudah berpindah arah, bukan cuma soal jaringan! Bukan soal itu tapi, yang namanya orang tua mengalokasikan waktu mendampingi anak dalam proses belajar mengajar atau tidak. Sebetulnya itu yang paling utama.

Baca Juga  Iran Persilakan Trump Pilih Terima Proposal atau Operasi Militer 'Mustahil'

Sistem daring sudah berjalan setahun lebih ini, saya kira semua orang tahu lah sisi kurangnya dimana bila di banding dengan yang namanya sistim tatap muka.

Keputusan lulusan saja tidak lagi pendekatannya ujian nasional, tapi dengan kebijakan yang sudah ada.

“Saya berharap seikrarnya mungkin kalau kebijakan nasional ini jalan, seluruh anak-anak ini di vaksin bukan karena paksaan, tapi karena himbauan yang menyadarkan sehingga masyarakat percaya sungguh ini jalan terbaik, dan semua anak Indonesia yang ada di Ambon ini di vaksin, maka ada komuditas lokal yang kuat,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.