Jumlah Rakaat Sholat Tarawih
Menurut buku Fiqh Praktis karya Muhammad Bagir, ulama memiliki perbedaan pendapat tentang jumlah rakaat sholat Tarawih.
Sebagian ulama berpendapat sholat ini berjumlah delapan rakaat yang ditambah tiga rakaat witir, sesuai kebiasaan Rasulullah SAW.
Berdasarkan riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, Nabi SAW tidak pernah melaksanakan sholat sunnah malam lebih dari 11 rakaat, baik di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya.
Pendapat lain menyebutkan bahwa sholat Tarawih dianjurkan sebanyak 20 rakaat, ditambah tiga rakaat witir. Pandangan ini merujuk pada riwayat Tirmidzi yang menyatakan bahwa pada masa Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, kaum muslimin melaksanakan sholat Tarawih sebanyak 20 rakaat.
Mayoritas ulama fikih, termasuk mazhab Hanafiyah, Hanbaliyah, dan Syafi’iyah, mengikuti pendapat tersebut.
Jumlah rakaat sholat Tarawih, baik delapan maupun 20 rakaat, sama-sama memiliki dasar yang kuat. Umat Islam dapat memilih salah satunya atau mengikuti kebiasaan yang berlaku di masjid masing-masing.
Itulah berbagai keutamaan sholat Tarawih setelah sholat Isya di bulan Ramadan, beserta penjelasan tentang hukum, waktu, dan jumlah rakaat sholat Tarawih yang perlu diketahui umat Islam. Amalan sunnah ini bisa menjadi momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadan.









