Kisah Abdullah bin Umar, Sahabat Nabi Periwayat Ribuan Hadits

oleh -372 views
Foto Ilustrasi diambil dari Republika

Di akhir hayatnya, diriwayatkan ia menyesali sikapnya yang tidak ikut membela Ali dan berkata, “Aku tidak pernah menyesal dengan tindakanku, kecuali aku memilih untuk tidak bersama Ali memerangi para penebar fitnah.”

Menurut sejumlah pendapat ulama, Abdullah bin Umar wafat pada tahun 73 Hijriah atau 692 Masehi di Kota Mekah, saat usianya mencapai sekitar 84 tahun.

Banyak Meriwayatkan Hadits

Dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Sahabat Nabi, Abdullah bin Umar juga banyak sekali meriwayatkan hadits dan dikenal sebagai sahabat dengan jumlah riwayat terbanyak kedua setelah Abu Hurairah, yakni sekitar 2.630 hadits.

Hal ini tidak terlepas dari kebiasaannya yang senantiasa mengikuti ke mana pun Rasulullah pergi, sehingga ia menyaksikan langsung banyak peristiwa dan sabda Nabi.

Bahkan Aisyah, istri Rasulullah, pernah memujinya dengan mengatakan, “Tak seorang pun mengikuti jejak langkah Rasulullah di tempat-tempat pemberhentiannya seperti yang telah dilakukan Ibnu Umar.”

Baca Juga  Polisi Amankan Terduga Pelaku Pencurian di Ambon, Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi

Dalam meriwayatkan hadits, ia sangat berhati-hati, begitu pula saat menyampaikan fatwa, karena ia selalu berpegang teguh pada tradisi dan sunnah Rasulullah serta enggan melakukan ijtihad.

Ia biasanya memberikan fatwa pada musim haji atau dalam kesempatan-kesempatan tertentu. Di kalangan tabi’in, yang paling banyak meriwayatkan hadits darinya adalah putranya, Salim, serta mantan budaknya, Nafi’.

No More Posts Available.

No more pages to load.