Kisah Bani Israil yang Sering Mengingkari Janji

oleh -247 views

Perjanjian Allah dengan Bani Israil

Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, ayat ini menjelaskan tentang kedurhakaan sebagian besar Bani Israil, yakni umat Nabi Musa AS. Mereka telah mengambil perjanjian dengan Allah untuk melaksanakan berbagai perintah yang telah ditetapkan, namun mayoritas di antara mereka justru mengingkarinya dengan sengaja. Padahal mereka mengetahui dan memahami isi perjanjian tersebut dengan jelas.

Sementara dalam Tafsir Al-Azhar susunan Buya Hamka, dijelaskan bahwa perjanjian itu memuat ajaran-ajaran pokok yang menjadi dasar seluruh agama, termasuk Islam. Janji tersebut dimulai dari perintah untuk menyembah Allah semata dan dilanjutkan dengan ajaran moral serta sosial yang mengatur hubungan manusia dengan sesama. Berikut isi perjanjian Allah SWT dengan Bani Israil.

Baca Juga  Gibran dan Politik Cari Untung

1. Menyembah Hanya kepada Allah

Janji pertama adalah agar Bani Israil tidak menyembah siapapun selain Allah. Inilah dasar tauhid yang menjadi pokok keimanan setiap umat beragama.

Prinsip ini juga masih tercantum dalam “Sepuluh Hukum” (Ten Commandments) dalam Taurat. Mengakui keesaan Allah berarti menolak segala persekutuan dan menjadikan-Nya satu-satunya tujuan hidup dan ibadah.

2. Berbuat Baik kepada Kedua Orang Tua

Janji kedua adalah berbuat baik kepada orang tua. Mereka telah menumpahkan kasih sayang, mendidik, dan mengasuh sejak anak belum dewasa. Tanpa kasih sayang yang Allah tanamkan dalam diri orang tua, seorang anak tidak akan mampu bertahan hidup dan tumbuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.