Kisah Jelly Jelo Jadi SPG Otomotif. Dari ‘Jalur Khusus’ Bos-bos Hingga Negoisasi di Kamar Apartemen

oleh -228 views
Link Banner

@porostimur.com | Jakarta: Model seksi Jelly Jelo mengaku pernah berprofesi sebagai sales promotion girl di gelaran otomotif.

Perempuan bernama asli Yuli Rosita itu mengaku bapak dari anaknya seorang warga Indonesia yang tinggal di luar negeri. Anak perempuannya lahir pada Februari 2019.

Jelly Jelo memang perempuan tegar. Dia membesarkan anak sendirian, tanpa tanggung jawab pacarnya yang kabur.

Kisah hidup Jelly Jelo menarik disimak. Selain terkenal menjadi pendukung Persib Bandung, model cantik ini pernah menjadi sales promotion girl ( SPG ) di gelaran otomotif.

Baca Juga  Belain Serukan Presiden dan Jajarannya Sumbang Gaji untuk Perangi Corona

Berbagai pengalaman ditemuinya, termasuk ‘jalur khusus’ di dalam kamar apartemen.

Dilansir tribunjambi.com, model seksi Jelly Jelo, mengaku dirinya pernah berprofesi sebagai sales promotion girl di gelaran otomotif dan mendapat pengalaman tidak menyenangkan.

“Aku dulu juga pernah jadi SPG mobil, ada saja yang suka iseng inbox atau iseng langsung mengajak kencan, tetapi aku gak pernah respons,” ujar Jelly Jelo kepada GridOto.com sembari menunjukan pesan dari lelaki tak dikenal berisi hal tak senonoh.

Menurut Jelly JeloSPG salah jalur cikal bakal menjadi seorang model, seperti yang kini ditekuni dirinya.

Baca Juga  2018, Dinkes Ambon lacak 214 kasus HIV/AIDS

“SPG atau usher adalah langkah awal masuk dunia model. Menjadi SPG memang banyak tantangannya. Banyak juga yang menawarkan jalur khusus untuk mendongkrak popularitas,” ujarnya.

“Dulu saat aku masih jadi SPG, pernah ada seorang calon pembeli yang mengaku sebagai produser menawarkan untuk menjadi artis populer. Syaratnya, aku harus melakukan negosiasi di kamar apartemen,” papar Jelly Jelo kepada GridOto.com, saat dirinya hadir di pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 lalu.

Saat itu ke acara Gaikindo 2017, Jelly Jelomencari mobil baru yang digunakan untuk aktivitasnya sehari-hari.

Penolakan kopi darat di kamar apartemen itu pun membuatnya tak jadi dipakai sebagai salah satu peran.

Baca Juga  Murad Ganti Sejumlah Kepala SKPD

Namun seorang temannya sesama model majalah pria dewasa justru mendapatkan peran yang ditawarkan kepada Jelly asal mau kopi darat di kamar apartemen.

“Kalau tawaran yang tidak-tidak banyak,” ujar Jelly.

Bagi Jelly Jelo, terjun ke dunia model majalah dewasa karena kecintaannya soal seni.

Dia pun menerima jika ada pandangan negatif mengenai foto-foto seksinya di sosial media.

“Ini soal cara pandang saja, saya kira warga Jakarta sudah maju pola pikirnya,” tutup Jelly Jelo. (red)