Dalam Mukhtashar Shahih Muslim terjemahan Syinqithy Djamaluddin dan H.M. Mochtar Zoerni, hadits ini masuk dalam bab Keutamaan Sedekah secara Sembunyi-Sembunyi. Sementara itu, Imam Ibnu Katsir memaparkan hadits ini dalam kitabnya, An-Nihayah, dalam pembahasan “Orang-orang yang Mendapat Naungan Allah Ta’ala di Hari Kiamat”.
Rasulullah SAW juga mengabarkan, kelak pada hari kiamat, orang-orang adil akan berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya. Orang-orang ini adil dalam hal apa pun, termasuk saat mengemban amanah yang dibebankan padanya.
Beliau SAW bersabda, “Orang-orang yang berlaku adil berada di sisi Allah di atas mimbar (panggung) yang terbuat dari cahaya, di sebelah kanan Ar-Rahman, yaitu orang-orang yang berlaku adil dalam hukum, adil dalam keluarga, dan adil dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka.” (HR Muslim dalam Al-Imarah, shahih)
Orang-orang itu kelak akan menghuni surga, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Penghuni surga itu ada tiga: pemilik kekuasaan yang sederhana, derma, dan penolong, seorang yang berbelas kasih, berhati lunak kepada setiap kerabat dan orang muslim yang sangat menjaga diri dan memiliki tanggungan.” (HR Muslim dalam Al-Jannah wa Shifah Na’imiha wa Ahliha, shahih)









