Kisah Umair bin Sa’ad, Pemimpin Jujur dan Amanah

oleh -32 views

Umair bin Sa’ad adalah salah satu sahabat mulia yang memiliki kisah menginspirasi dalam sejarah Islam. Beliau beriman kepada risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW sejak masih belia, di saat hatinya masih bersih dari keraguan dan penyakit hati.

Keimanan yang menghujam kuat dalam diri Umair bin Sa’ad menjadi fondasi kokoh bagi kepribadiannya yang luar biasa. Keteguhan iman dan kejujuran yang ia miliki membuat Umar bin al-Khattab menjulukinya dengan gelar nasiju wahdih, satu-satunya yang tak tertandingi.

Diceritakan dalam buku Sirah 65 Sahabat Rasulullah oleh Abdurrahman Ra’fat, penduduk kota Himsh dikenal sebagai masyarakat yang sulit dipimpin. Mereka sering mengeluhkan pemimpin yang diutus kepada mereka dan selalu menemukan kekurangan pada setiap wali yang datang.

Baca Juga  JATAM Nilai Ekspansi Nikel PT Nusa Karya Arindo Picu Tekanan Ekologis di Halmahera Timur

Khalifah Umar bin Khattab mengetahui sifat penduduk Himsh yang demikian. Maka, beliau berniat mengutus seseorang yang memiliki integritas tinggi dan tak bercela di mata manusia maupun Allah.

Umar menyeleksi para pembantunya satu per satu untuk mencari calon terbaik. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, ia tidak menemukan seorang pun yang lebih layak daripada Umair bin Sa’ad.

Saat itu, Umair tengah memimpin pasukan di wilayah Syam. Ia dikenal sebagai pemimpin yang gagah berani, membebaskan kota-kota, dan menegakkan syiar Islam di mana pun ia berada.

No More Posts Available.

No more pages to load.