Mereka akan melakukan pendampingan di sejumlah ohoi, di antaranya Elaar Let, Elaar Lamagorang, dan Elaar Ngursoin, serta beberapa desa lainnya.
Empat Klaster Program dan Kolaborasi Pentahelix
Pelaksanaan KKN-PPM difokuskan pada empat klaster utama, yakni sains dan infrastruktur, agro dan lingkungan, kesehatan, serta sosial dan komunikasi.
Program yang dijalankan mencakup penguatan sektor pertanian dan perikanan, konservasi mangrove, penyusunan masterplan pariwisata, edukasi kesehatan, hingga pengembangan regulasi dan potensi ekonomi desa.
Menurut Leni, pendekatan tahun ini diperkuat melalui kolaborasi pentahelix dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Pelindo, Pupuk Indonesia, serta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Maluku Tenggara.
Ia menilai kehadiran mahasiswa tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sosial yang berharga.
“Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dengan hidup dan berinteraksi langsung bersama masyarakat yang memiliki keberagaman agama dan budaya, namun tetap hidup rukun dalam semangat persaudaraan,” katanya.
Utamakan Keselamatan dan Keberlanjutan
Selain program pemberdayaan, aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama. Seluruh mahasiswa telah mendapatkan pembekalan terkait Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), termasuk mitigasi risiko di wilayah perairan.









