”Harapannya adalah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan industri dapat menciptakan ekosistem kemitraan yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia serta alam di Maluku,” jelasnya.
Sementara itu, Bambang Warsuta, S.Kom, M.T.I, sebagai anggota tim pakar, menyampaikan harapannya terhadap program ini, dengan fokus pada perencanaan jangka panjang yang mendukung potensi unggulan dan inovasi di Provinsi Maluku.
Warsuta menegaskan, pentingnya program ini dalam mendukung sumber daya manusia serta berbagai potensi daerah, terutama dalam sektor perikanan dan pariwisata. Dia juga menyoroti tujuan jangka panjang untuk menghasilkan bayangan masa depan Provinsi Maluku, di mana program ini menjadi landasan bagi pendidikan vokasi, baik dari perguruan tinggi, SMK, maupun lembaga pelatihan, yang semuanya mengarah pada tujuan tersebut.
Warsuta berharap bahwa, program yang dimulai pada tahun pertama dapat merumuskan rencana jangka panjang yang fokus pada perencanaan dan inovasi, yang pada tahun kedua dan ketiga akan mengimplementasikan inovasi tersebut.
”Harapannya bukan hanya terbatas pada dokumen perencanaan, tetapi pada terwujudnya inovasi yang bisa diaktualisasikan dan diimplementasikan secara langsung di wilayah Provinsi Maluku,” pungkasnya. (Keket)











