Sebuah laporan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menemukan bahwa pengaruh China dalam infrastruktur maritim semakin meluas, dengan 37 proyek pelabuhan di seluruh wilayah tersebut terkait dengan perusahaan-perusahaan China.
Terusan Panama, jalur perdagangan global yang penting, telah menjadi titik fokus ketegangan geopolitik.
Baru-baru ini, dalam apa yang digambarkan sebagai kemenangan bagi Washington, pengadilan Panama memutuskan untuk mengusir sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong dari pengoperasian dua pelabuhan strategis di terusan tersebut. Dalam teguran keras, China mengutuk putusan tersebut dan memperingatkan bahwa Panama akan “membayar harga yang mahal” jika tidak mengubah haluan.
Sebuah laporan Parlemen Eropa dari tahun lalu memprediksi bahwa pada tahun 2035, China mungkin akan melampaui AS sebagai mitra dagang terpenting Amerika Latin.
Namun, untuk saat ini, banyak negara masih sangat bergantung pada bantuan AS untuk pemberantasan narkotika, pencegahan kejahatan, dan pertahanan, sementara Trump juga menggunakan tarif sebagai pengaruh ekonomi.
Ketergantungan itu, kata McPherson, mendorong negara-negara seperti Brasil dan Meksiko untuk “berhati-hati dalam tanggapan mereka.”









