Kronologi Lengkap Tabrakan Speedboat Maut di Halmahera Selatan

oleh -3.707 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga SAR Bacan,  menerima laporan dari Suryadi, pegawai pada Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, bahwa telah terjadi kecelakaan kapal yaitu tabrakan antara speed boat di perairan Pulau Bacan Halmahera Selatan.

Adapun kronologis kejadiannya bahwa,
Pada hari Jum’at 06 Agustus 2021 Pukul 17.30 WIT, menurut info awal yang diterima bahwa telah terjadi kecelakaan kapal, speed boat Habibi dan speed boat Hasiqah. Kedunya mengalami tabrakan di depan Desa Kubung, Halmahera Selatan.

Diketahui rute speed boat Hasiqah dari Pelabuhan Kupal menuju Obi Kawasi, sementara speed boat Habibi dari Kawasi menuju Labuha, Bacan.

Satu orang penumpang bernama Barry Hamdany Abubakar, dalam kondisi kritis dan penumpang lainnya, atas nama Radit Saputra, mengalami patah tulang. Keduanya dievakuasi ke RSUD Bacan menggunakan Ambulance Polres Bacan.

Pukul 19.45 WIT Terima Informasi dari team di lapangan bahwa sebagian korban dievakusi ke Desa Kubung. Selanjutnya Tim SAR Gabungan bergerak ke Desa Kubung untuk mengevakuasi korban dan membawa ke Pelabuhan Kupal.

Saat dalam perjalanan team mendapatkan informasi bahwa seluruh penumpang sudah di evakuasi ke daratan oleh Speed boat milik masyarakat yang melintas di sekitar LKP.

Baca Juga  Bentrok Antar-kampung di Papua, 7 Orang Terluka, Akses Jembatan Youtefa Tertutup

Diketahui 21 Orang penumpang kedua speetboat dilaporkan satu orang telah meninggal dunia yakni Barry Hamdaany Abubakar (43) warga Maliaro, Ternate Tengah

Namun, pagi tadi berkisar pukul 06:30 WIT korban patah tulang (Radit Saputra) dilaporkan meninggal dunia di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha setelah mengalami perawatan intensif selama kurang lebih 12 jam. Maka, jumlah korban meninggal tabrakan Speet Boat menjadi 2 orang

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Sabtu (07/08/2021) Ikram yang merupakan ayah Radit  di Labuha menjelaskan bahwa, patah tulang di bagian pinggang sebelah kiri membuat almarhum koma, sehingga sedikit menyulitkan dokter untuk melakukan tindakan penyelematan.

“Dokter bilang akibat koma operasi tulang yang patah belum bisa dilakukan karena kondisi anak saya lemah dan setelah di ronseng (foto) ada air di paru-paru almarhum sehingga dokter menyimpulkan almarhum terindikasi tenggelam paska kecelakaan”, jelas Ikram

Diketahui Radit Saputra merupakan siswa SMA Kelas IX (Sembilan) di pesantren Bibinoi Kecamatan Bacan Timur yang berasal dari Desa Loleo Kecamatan Obi Selatan dan rencananya almarhum akan dikebumikan di Desa Loleo.

Baca Juga  Partai Demokrat Resmi Merapat ke Usman-Bassam

Selain itu, melalui data resmi yang diterima porostimur.com dini hari, menjelaskan sebagai berikut. Identitas Korban dan saksi :

  1. Bahri Ramdani Abubakar, pekerjaan kepala BRI Kawasi, alamat sementara, agama Islam, (korban MD) merupakan penumpang spit Hasiqah.
  2. Radit Saputra , umur 16, thn ,  alamat Desa Mandaong, Pekerjaan Pelajar, Agama Islam.
    (Korban mengalami patah tulang kaki) merupakan penumpang spit Hasiqah.
  3. Juslan Hi. Jafar, umur 22 tahun, Pekerjaan Motoris spit Habibi 01, Agama Islam, alamat sementara  Desa Kupal Kec. Bacan Selatan, alamat KTP Kel Bastiong Karance  Kec Ternate Selatan.

II. Daftar Manifes
Spit Habib 01

  1. M. Taufik
  2. Dedi Komarudin
  3. Dasiman
  4. Mister So
  5. Mujiono
  6. Pak Sidik
  7. Juslan (motoris)
  8. Arif (abk)
  9. Iki (abk)

( 4 orang penumpang lainnya blm teridentifikasi)

Spit Hasiqah

  1. Wa Rita + 1 orang anak usia 4 tahun
  2. Bahri Raladani
  3. Andre
  4. Rahman
    5.Radi Saputra
  5. Faris / ais ( motoris)
  6. Johan (abk)
  7. Dandi (abk)

III. Kronologis kejadian
Berdasarkan keterangan saksi sdr. Julsan Hi. Jafar Selaku motoris spit Habibi 01.

Bahwa pada sekitar pukul 18.10 wit, spit Habibi 01 dikemudian oleh sdr. IKI dari arah Obi Kawasi menuju Bacan Kupal dengan membawa penumpang sebanyak 10 orang ( 7 WNI dan 3 WNA asal china) dan 3 abk sedangkan spit Hasiqah kemudikan oleh sdr.Faris alias Ais dari arah Bacan Kupal menuju Obi Kawasi membawa penumpang sebanyak 5 orang dan 3 abk .

Baca Juga  Narsisme

Ketika diperairan Sawadai Kubung jarak antara kedua spit -+ 100 m, spit Habibi mengambil jalur kanan atau memepet ke arah pantai sedangkan spit Hasiqah mengambil jalur kiri juga memepet ke arah pantai setelah itu spit habibi berusaha menghindar dan meruba haluan ke arah jalur kiri atau menjauh dari arah pantai saat bersamaan spit Hasiqah ikut mengubah haluan ke arah kanan atau juga menjauh dari pantai sehingga terjadi tabrakan yang tidak dapat dihindarkan oleh kedua spit. Yaitu spit habibi 01 menabrak bagian buritan / belakang spit Hasiqah, atas kejadian tersebut spit Hasiqah mengalami kerusakan dan perlahan lahan air masuk hingga spit terbalik sedangkan spit Habibi 01 hanya mengalami kerusakan pada bagian haluan / depan. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.