Kurang Inovasi, Komisi III: Ego Sektoral OPD di Tikep Terlalu Tinggi

oleh -6 Dilihat

Porostimur.com, Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendapat rilis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan kurangnya inovasi dengan nilai 10,60. Hal tersebut, dikarenakan dari 38 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di Tikep masih memiliki ego sektoral terlalu tinggi.

Dari penilain Kemendagri tehadap inovasi yang tercapai di masing-masing OPD di kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara, ternyata hanya 5 OPD di Tikep yang sudah melalakukan inovasi, yakni Disdukcapil, Bagian Keuangan, Bapelitbang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendapatan Daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tikep Malik Muhammad mengungkapkan, OPD sebagai pembantu wali kota dan wakil wali kota diangkat agar memberikan pencerahan dengan tujuan mensukseskan langkah dari visi-misi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga  Jadwal Liga Champions 14 Oktober 2026: Atletico Madrid vs Manchester United, Arsenal Tantang Lille

“Kalau ini, saya berbicara lebih kepada Dinas Kesehatan sebagai mitra kerja Komisi III. Bahwa mensejahterakan masyarakat dengan menuju Tidore Jang Foloi, bagi saya itu bahasa yang sederhana, namun dituntut untuk berinovasi. Mestinya arti Jang Foloi harus diterjemhkan oleh OPD seperti apa,” paparnya, Rabu (22/6/2022).

Inovasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan harus didukung dengan pelayanan kesehatan yang maksimal. Tentunya, pelayanan tersebut dibutuhkan Disdukcapil, pemerintah desa, maupun pemerintah kelurahan berperan aktif mendorong adanya layanan kesehatan.