Beliau menjawab,
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
4. Memperbanyak Dzikir
Dzikir dan istighfar sangat dianjurkan di malam Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman dalam surah Ali ‘Imran ayat 191:
ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring dan memikirkan penciptaan langit dan bumi, seraya berkata: ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.’”
5. Bersedekah
Rasulullah SAW adalah teladan kedermawanan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan. Sedekah di malam Lailatul Qadar memiliki pahala yang sangat besar. Ibnu Abbas RA berkata:
“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. I’tikaf di Masjid
Berdasarkan buku Mukjizat Lailatur Qadar: Menemukan Berkah pada Malam Seribu Bulan karya Arif M. Riswanto, salah satu amalan yang bisa dilakukan umat Islam pada malam Lailatul Qadar adalah beri’tikaf di masjid.









