Lucky Wattimury: Pemerintah Dan Masyarakat Maluku Harus Siap Menyambut Kehadiran LIN

oleh -99 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Berdasarkan hasil rapat terbatas, Pemerintah pusat akan mengembangkan Kawasan Pusat Perikanan Terpadu di Maluku.

Rapat terbatas itu dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (29/3/2021), membahas pembangunan Ambon New Port, yaitu kawasan industri yang terintegrasi dengan kawasan pelabuhan.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan bahwa Presiden memberi perhatian penuh bagi pelaksanaan pembangunan pusat pengembangan kawasan perikanan terpadu di Provinsi Maluku.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimurry di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, Rabu (31/3/2021).

“Presiden menegaskan supaya kegiatan atau program ini sudah harus selesai tahun 2023. Itu berarti ada perhatian yang sangat serius terhadap Maluku dijadikan sebagai Lumbung Ikan Nasional”, ujarnya.

Baca Juga  Kapan Tarawih Pertama 2021? Simak Penjelasan dan Pedomannya

Lucky menuturkan, pemerintah dan masyarakat Maluku harus siap untuk menyambut kehadiran Lumbung Ikan Nasional (LIN) dengan semua program pembangunan kawasan terpadu termasuk didalamnya Ambon New Port yang membutuhkan anggaran sekitar 6 triliun.

“Itu membutuhkan anggaran sekitar 5-6 triliun. Itu anggaran yang sangat besar. Oleh karena itu kita harus siap untuk berproses bersama dalam rencana pembangunan kawasan terpadu perikanan Maluku itu”, bebernya.

Dirinya juga mengatakan bahwa program ini harus dimanfaatkan dengan baik, jika tidak Maluku sendiri yang akan merugi. Oleh sebab itu, Lucky berharap para nelayan dan para pemuda Maluku, bersama-sama mempersiapkan diri menyambut program yang telah ditetapkan Presiden ini.

“Diharapkan di tahun 2023 itu sudah bisa beroperasi, baik ketenagakerjaannya, peningkatan kapasistas nelayannya, mentalitas kewirausahaanya, etos kerjanya. Mari kita bangun bersama menuju kesana. Ini kesempatan untuk kita” ujar Lucky.

Baca Juga  Banmus DPRD Maluku Sepakat Bentuk Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2020

Ia juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik itu perikanan, perhubungan, atau PUPR dan beberapa OPD yang lain supaya dengan sesegera mungkin menindaklanjuti apa yang sudah dibicarakan Gubernur dengan Presiden pada rapat kemarin.

Menurutnya, ada tiga tugas yang harus dilaksanakan pemerintah daerah yaitu, sosialisasi kepada masyarakat, pembebasan lahan dan pengaturan tata ruang.

Untuk pembebasan lahan, Ia memaparkan, Gubernur telah berencana untuk melakukan pertemuan dengan para Raja yang ada di sekitar lokasi supaya bersama-sama terlibat dalam proses ini.

Disinggung terkait dengan dukungan DPRD sendiri, Lucky mengatakan DPRD akan mendukung dari sisi regulasi, pegawasan pelaksanaan, dan akan mendorong sepenuhnya pemda untuk memanfaatkan waktu yang telah ditetapkan oleh Presiden ini sebagai waktu emas bagi kita.

Baca Juga  DPRD Maluku Akan Panggil BPBD, Terkait Kejanggalan Bantuan Korban Gempa 2019

“Ini kesempatan emas yang mesti kita manfaatkan untuk kepentingan anak cucu kita kedepan. LIN ini mempunyai dampak besar bagi masyarakat Maluku karena Maluku terdiri dari 92,4% laut dan kita punya pusat-pusat perikanan seperti Laut Banda, Laut Seram dan Laut Arafuru, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku dengan adanya pembangunan pusat kawasan terpadu perikanan Maluku,” tutupnya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.