Melalui konsep yang ditawarkan, limbah ikan diolah menjadi pupuk dan maggot dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
“Gagasan ini masih dalam tahap pengembangan konsep, namun sudah mendapat dukungan dari universitas untuk direalisasikan melalui kerja sama teknologi,” jelasnya.
Kolaborasi Lintas Fakultas
Selain Wisnu, tim mahasiswa Unpatti juga terdiri dari Larastika Bahari dari Fakultas Teknik dan Wa Ode Erni dari Fakultas Sains dan Teknologi. Mereka melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari penilaian karya tulis hingga presentasi final di hadapan dewan juri.
Pihak kampus berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan daerah, terutama dalam pengelolaan sampah di kawasan pesisir dan perairan.
Dengan dukungan berkelanjutan dari universitas, inovasi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Maluku.
(Leonard Manuputty)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









