Maju Pada Pilkada Kota Ambon 2022, Rhony Sapulette: Sebagai Musisi Saya Tahu Apa yang Harus Dilakukan dengan Kota Musik

oleh -441 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Walau masih tersisa dua tahun lagi, namun telah ramai dibicarakan siapa saja kandidat calon walikota yang akan bertarung dalam pemilihan Walikota Ambon Tahun 2022 mendatang.

Salah satu nama yang juga digadang-gadang bakal bertarung pada pemilihan Walikota Ambon Tahun 2022 adalah Rhony Sapulette, SH, MH, CLA.

Pengacara handal di Jakarta, pengusaha, juga pemilik grup legendaris Nanaku ini, begitu popular di mata masyakat Maluku pada umumnya.

Kepada Porostimur.com, Rhony Sapulette menjelaskan bahwa hal yang mendorongnya maju bertarung dalam pemilihan Walikota Ambon tahun 2022 mendatang adalah karena sampai saat ini pembagunan di kota Ambon relatif belum merata di seluruh Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Link Banner

Selain pembagunan yang belum merata, ada juga beberapa hal yang harus dilakukan dan diberi penguatan, melalui program edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya wilayah/lingkungan dimana masyarakat itu tinggal dan berusaha.

Baca Juga  Murad: Angkat Maluku dari garis kemiskinan

Konsep sadar lingkungan dan sadar becana, mitigasi bencana merupakan hal utama bagi masyarakat Kota Ambon dan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Lanjut Sapulette sebenarnya wilayah Kecamatan Nusaniwe dan Leitimur Selatan merupakan wilayah yang sangat potensial untuk dikembangkan, agar sama dengan tiga kecamatan lainnya di Kota Ambon.

“Nusaniwe dan Leitimur Selatan memiliki potensi alam dan potensi pariwisata yang luar biasa dan belum dikelola dengan maksimalkan oleh pemerintah kota saat ini, karena itu ketika saatnya saya dipercayakan masyarakat Kota Ambon maka ini menjadi perhatian utama saya termasuk yang lainya, termasuk masalah pembangunan infrastruktur jalan, jembatan yang layak dan penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang baik”, ujarnya.

“Apalagi Kota Ambon telah ditetapkan sebagai Kota Musik Dunia. Sebagai musisi saya tahu apa yang mesti saya lakukan diantaranya harus dibangun sekolah musik dan gedung teater berskala nasional sehingga output-nya bisa menjawab namanya kota musik dunia. Kita harus bangga karena kota Ambon ini unik, dibilang unik karena memiliki masyarakat yang banyak suku dan bahasa yang mesti dimanfaatkan demi dan guna kemajuan kota Ambon”, tambahnya.

Baca Juga  Ngakak, Dokter Reisa Broto Asmoro Bikin Imun Kuat Tapi Iman...

Sapulette mencontohkan untuk menjawab tantangan sebagai Kota Musik Dunia maka lagu-lagu yang dinyanyikan bukan saja bernuasa khas Ambon, tapi mesti diselingi dengan lagu-lagu dari daerah lain yang juga mereka adalah warga kota Ambon.

Bukan saja itu, Sapulete juga memiliki komitmen kuat untuk melestarikan dan mengembangkan adat budaya yang ada di Kota Ambon berdasarkan sistim adat yang ada warisan para leluhur.

Masih dalam kaitan dengan kota musik, Sapulete mengakui banyak potensi musik yang belum digali dengan baik, aliran musik gerejawi dan musik yang bernafaskan Islami perlu dikembangkan dan dipelihara sebagai asset kota Ambon yang sangat tinggi nilainya.

Terhadap dukungan yang akan menjadi persyaratan utama untuk meloloskanya sebagai Calon Walikota Ambon Sapulette mengakui bahwa Partai Hanura hanya tiga kursi di DPRD Kota Ambon dan karena itu Partai Hanura perlu berkoalisi dengan partai partai yang lain.

Baca Juga  Diduga penambangan ilegal, 2 warga SBB diamankan polisi

“Saya sangat yakin bahwa partai politik yang lain bisa kami ajak untuk berkoalisi dalam rangka proses demokrasi tahun 2022 ini dengan agenda utama menjadikan Kota Ambon sebagai kota yang Mandiri, Bermartabat dan Berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistim yang berkelanjutan sehingga pembangunan Ambon bisa lebih baik demi masa depan generasi muda Indonesia yang lahir, tumbuh dan besar di kota Ambon”, pungkasnya. (olof)