“Masing-masing lagu yang masuk ke panitia, memiliki ciri khas dan menggunakan syair/lirik berbahasa yang sesuai daerah masing-masing, dengan tema lagu berkaitan dengan potensi wilayah dan budaya dan mengandung cinta persatuan bangsa,” lanjut Dwiki.
Ada dua penyanyi Jakarta yang dipercaya Dwiki untuk menyanyikan lagu karya peserta LCLDN, yakni Fryda Lucyana (Kalimantan Tengahku karya Ellysa Ramayanti ) dan Lucky Octavian (Pakeling karya I Gde Sudipta Chandanatha).
“Apa yang ditampilkan pada pentas malam ini, bisa dilihat pada waktu yang bersamaan di seluruh dunia, karena kami tampilkan live. Di Tengah acara kami juga melakukan vote untuk memilih juara favorit pendengar dan penonton,” kata Enderiman Butar-Butar, Anggota Dewan Pengawas RRI.
Pemenang LCLDN 2023:
Juara 1 Freitsna Sopaheluwakan ~ ‘Baku Kele’ – Ambon, Maluku (Rp 20 juta)
Juara 2 Eutimirius Lodha ~ ‘Papa Modhe’ – Ngada, NTT (Rp 15 juta)
Juara 3 Stephen Irianto Wally — ‘Mahi Mahi Nebei Be M’Bai’ – Sentani, Papua (Rp 10 juta)
Juara Harapan 1 Daniel Yohansen Martin, – ‘Arta Ta’ – Batak, Sumatera Utara (Rp 6 juta)
Juara Harapan 2 ) Ferdinand Soputan – ‘Si Tou Timou Tumou Tou’ – Minahasa, Sulawesi Utara. (Rp 5 juta)
Juara Harapan 3 I Gde Sudipta Chandanatha – ‘Pakeling’, Bali. (Rp 4 juta)
Juara Favorite Pilihan Penonton Rizki Abdullah — ‘Sakentang Sakentung’ – Tegal, Jawa Tengah.




